Showing posts with label Wine. Show all posts

Friday, February 10, 2017

CodeWeavers CrossOver 16.1.0 Dirilis, Proyek Wine Memulai Cabang Pengembangan

  No comments
February 10, 2017



Setelah rilis Wine 2.0 dapat dipastikan akan diikuti rilis minor CrossOver 16.1.0 yang merupakan perbaikan-perbaikan dari versi 16. Proyek Wine juga memulai cabang pengembangan dan merilis Wine 2.1 yang nantinya menjadi versi 3.0.

Bingung? hehehe...

Wine tersedia dua versi:
Cabang stabil - Wine 2.0, versi selanjutnya 2.0.1, 2.0.2, 2.0.3, dst.
Cabang pengembangan - Wine 2.1 yang merupakan cikal bakal Wine 3.0, versi selanjutnya 2.2, 2.3, 2.4, dst, sampai menjadi 3.0.

Wine staging, mengikuti pola dari proyek upstream Wine. Karena Wine staging itu sendiri menerapkan patch diatas Wine.

Bagaimana dengan CrossOver? Biasanya CrossOver menggunakan cabang pengembangan Wine, karena disitulah proses paling termutakhir dikembangkan.

CodeWeavers CrossOver 16.1.0 menambahkan dukungan Quicken 2017, perbaikan terhadap bug instalasi Microsoft Office 2013 pada locale tertentu, perbaikan aktivasi Microsoft Office 2010, serta perbaikan-perbaikan minor lainnya.

Sedangkan Wine staging 2.1 menambahkan dukungan CSMT (Command Stream Multithreading) untuk DirectX 10 dan 11.


Tentang CodeWeavers

Perusahaan yang mendanai pengembangan proyek Wine. Para pengembang utama Wine sebagian besar merupakan karyawan CodeWeavers. Dengan membeli lisensi CrossOver berarti mendukung keberlangsungan proyek Wine.


https://www.codeweavers.com
https://www.winehq.org
https://www.wine-staging.com

Read More

Saturday, January 28, 2017

Wine 2.0 Telah Dirilis, Selamat Datang DirectX 11

  No comments
January 28, 2017



Tahun 2017 bakal menjadi tahun yang menarik, pasalnya implementasi awal dari DirectX 10 dan DirectX 11 pada Wine mulai membuahkan hasil. Sementara implementasi DirectX 9 sudah cukup lengkap, sehingga pengembang Wine dapat berfokus pada DX10 dan DX11. Tidak seperti pendahulunya DX9, penerusnya -DX10/11- jauh berbeda dan dikembangkan ulang dari awal. Tentunya hal ini berlaku pula pada Wine, sehingga sudah sejak setahun yang lalu pengembang secara bertahap menambahkan fitur-fitur DX10/11. Seiring dengan rilis Wine 2.0, Wine Staging juga merilis Wine Staging 2.0. Wine Staging merupakan area percobaan, dimana perbaikan dan fitur experimental di uji coba sebelum akhirnya disatukan dengan kode utama Wine.

Walaupun boleh dibilang implementasinya belum selesai, namun beberapa game DX10/11 sudah dapat dimainkan dengan Wine. Berikut daftar game yang telah di uji coba oleh pengembang Wine:

* DOOM (2016)
Bukan game DX10/11, namun tambahan patch yang memungkinkan game ini dapat berjalan dirilis bersama Wine Staging. Pada saat uji coba beta DOOM dapat dimainkan dengan Wine, namun ketika rilis final yang mengikutsertakan proteksi anti pembajakan Denuvo malah menghalangi kinerja Wine. Berselang beberapa bulan kemudian, pada desember 2016 proteksi Denuvo dihilangkan dari DOOM. Tidak membutuhkan waktu yang lama sebelum akhirnya game ini dapat dimainkan kembali. Ironisnya DOOM yang menggunakan Id Tech 6 engine dengan OpenGL dan Vulkan backend ini tidak mendukung platform Linux. Hal ini dirasa cukup wajar mengingat Bethesda selaku publisher dari DOOM, terkenal tidak bersahabat dikalangan Linux gamers.
* Deus Ex: Human Revolution - Director's Cut
Dapat dimainkan pada DX9 mode, sedangkan pada DX11 terdapat sedikit sampai sedang kesalahan tampilan grafis.
* Halo: Spartan Assault
Game DX11 yang dapat dimainkan dengan sedikit kesalahan tampilan grafis.
* Hitman: Absolution
Game DX11 yang dapat dimainkan dengan sedikit kesalahan tampilan grafis.
* Tomb Raider (2013)
Game dengan DX9 dan DX11 yang dapat dimainkan dengan sedikit kesalahan tampilan grafis.
* The Forest
Game DX11 yang dapat dimainkan dengan sedikit kesalahan tampilan grafis.
* The Talos Principle
Game DX11 yang dapat dimainkan dengan sedikit kesalahan tampilan grafis.
* Shantae and the Pirate's Curse
Game DX11 yang dapat dimainkan.
* Sniper Elite V2
Game DX11 yang dapat dimainkan dengan sedikit sampai sedang kesalahan tampilan grafis.
* Ori and the Blind Forest
Dapat dimainkan pada DX9 mode, sedangkan pada DX11 berjalan sangat lambat.
* Need For Speed Most Wanted (2012)
Tidak dapat dimainkan karena memiliki isu kinerja.

Perlu diingat bahwa beberapa game diatas sudah tersedia versi Linuxnya, namun tetap di uji coba pada Wine DirectX 11.


Platform Distribusi
Pada masa kini penjualan game sudah didominasi oleh toko digital secara online dan biasanya dibutuhkan aplikasi khusus untuk mengelola segala hal yang berkaitan dengan game seperti Steam, Uplay, Origin, GOG Galaxy dan Battle.net -hanya Steam yang mendukung Linux-. Dengan ditiadakannya dukungan Windows XP, Windows 7 menjadi target minimal yang baru. Wine 2.0 meningkatkan dukungan kompabilitas Steam, Uplay, Origin, GOG Galaxy dan Battle.net pada mode Windows 7. Terakhir kali aku mencoba hampir semua aplikasi tersebut gagal berjalan pada mode Windows XP, kecuali Steam dan Battle.net


Perubahan Pada Proyek Wine
Dengan dirilisnya Wine 2.0, proyek Wine mengikuti jadwal rilis dan skema versi yang baru. Rilis stabil menggunakan skema versi 2.0.1, 2.0.2, 2.0.3, dst. Sedangkan rilis pengembangan akan menggunakan skema versi 2.1, 2.2, 2.3, dst yang nantinya menjadi rilis stabil 3.0.

Guna mendukung pendanaan proyek Wine, silahkan membeli lisensi CrossOver.


https://www.winehq.org/announce/2.0
https://www.wine-staging.com/news/2017-01-25-blog-vulkan-dx11.html

Read More

Wednesday, December 14, 2016

CodeWeavers Merilis CrossOver 16

  No comments
December 14, 2016



Baru beberapa hari yang lalu proyek Wine mengumumkan revisi utama Wine 2.0 yang diikuti dengan rilis kandidat yang pertama. CodeWeavers baru saja mengumumkan CrossOver 16.0.0 dengan menggunakan Wine 2.0 sebagai basisnya. CrossOver 16 menambahkan dukungan Microsoft Office 2013 baik versi lisensi standalone maupun langganan 365, namun Microsoft Project 2013, Visio 2013, dan Outlook 2013 belum sepenuhnya didukung. CrossOver 16 merupakan rilis pertama yang mendukung aplikasi Windows 64-bit.

CrossOver 16 juga membawa peningkatan fungsional pada Quicken, Microsoft Office 2010 suite, dan banyak aplikasi-aplikasi Windows lainnya termasuk game.

Pada rilis kali ini memperkenalkan model pembayaran satu kali selamanya ('One Lifetime' ) sekitar $499.95 USD, sedangkan lisensi satu tahun seharga $20.95 USD (harga regional Indonesia).


Tentang CodeWeavers

Perusahaan yang mendanai pengembangan proyek Wine. Para pengembang utama Wine sebagian besar merupakan karyawan CodeWeavers. Dengan membeli lisensi CrossOver berarti mendukung keberlangsungan proyek Wine.

https://www.codeweavers.com
https://www.codeweavers.com/about/blogs/jramey/2016/12/13/its-been-a-long-time-coming-and-weve-been-waiting

Read More